Selasa, 22 Juni 2010

do'a

DO’A

Surah al-Baqarah ayat 186 :
                   

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Hadirin
Dalam bahasa arab do’a berasal dari kata “du’a”. kata ini memiliki cabang kata yakni: al-ibadat (ibadah), al-isti’anah (memohon pertolongan), al-nida (memanggil), dan al-tahmid (memuji). Sedangkan menurut istilah do’a adalah melahirkan kehinaan dan kerendahan diri dalam ketidakberdayaan dan menyatakan hajat, keperluan, ketundukan kepada Allah Swt.
Hadirin
Pada dasarnya kita berdo’a kepada Allah Swt dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Tetapi menurut keterangan para ulama bahwa do’a memiliki waktu dan tempat ijabah. Diantaranya adalah;
1. Di antara azan dan iqamat
2. Ketika berjihad
3. Di antara waktu ashar dan maghrib
4. Di antara waktu dhuhur dan ashar
5. Di bulan ramadhan
6. Di kala khatam al-quran
7. Setelah melakukan shalat tahajud di sepertiga malam
Di antara tempat ijabah adalah di depan ka’bah dan di dalam masjidil Nabawi
Hadirin
Ternyata dari do’a-do’a kita menurut kita tidak pernah terkabul atau diijabah oleh Allah Swt, mengapa demikian? Seorang ulama bernama Ibrahim Ibn ‘Adham mengatakan ada sepuluh macam yang mengakibatkan do’a kita tidak diterima
Pertama: “Kalian mengenal Allah tapi tidak memenuhi hak-hak-Nya”
Kedua: “Kalian banyak membaca al-quran tapi belum mau mengamalkannya”
Ketiga: “Kalian mengaku menjadi musuh setan, tetapi malah menaatinya”
Keempat: “Kalian mengaku mencintai Rasulullah, tapi meninggalkan sunnahnya”
Kelima: “Kalian memohon keselamatan dari api neraka, tetapi kalian malah memasukkan diri kalian sendiri ke dalamnya”
Keenam: “Kalian berdo’a agar dimasukkan ke dalam surga tapi kalian enggan melakukan untuk bisa memasukinya”
Ketujuh: “Kalian tahu bahwa kematian itu benar adanya tetapi kalian tidak mempersiapkan diri”
Kedelapan: “Kalian sibuk terhadap aib orang lain sedangkan aib sendiri tidak mau tahu”
Kesembilan: “Kalian telah banyak memakan nikmat Tuhanmu tetapi kalian tidak mensyukurinya’
Kesepuluh; “Kalian sering menguburkan mayit tapi tidak pernah mengambil I’tibar darinya”
Nah….hadirin
Semoga kita termasuk orang-orang yang diijabah do’anya karena kalau bukan kepada Allah, kepada siapa lagi kita memohon.Amiin ya rabbal ‘alamin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar